Jogja
tidak pernah sepi oleh wisatawan, pada hari-hari biasa saja, kota ini selalu
rame dikunjungi oleh wisatawan, apalagi jika musim liburan telah tiba. Pastinya
Kota ini akan dibanjiri oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan kota yang
kaya dengan budayanya ini. Hal tersebut
tidak lepas dari berbagai macam tempat wisata yang ditawarkan oleh kota ini.
Jogja
menawarkan berbagai macam wisata, mulai dari wisata sejarah, wisata budaya,
wisata kuliner, dan masih banyak yang lainnya. Banyak wisatawan yang ketagihan
ingin mengunjungi jogja karena wisata kuliner yang ditawarkan oleh kota ini.
Saya
pribadi jika mengunjungi kota ini tidak pernah absen untuk menikmati kopi joss
yang biasanya terdapat di angkringan sekitaran Malioboro. Banyak jajanan atau
kuliner khas Jogja yang bisa Anda nikmati. Nah, bagi Anda yang mungkin berencana
untuk mengunjungi Jogja dan mungkin baru pertama kali menginjakkan kaki di
Jogja, agar Anda tidak bingung mencari tempat bersantap di Jogja, berikut
tempat wisata kuliner di Jogja yang akan membuat Anda ingin kembali lagi dan
lagi. Mari menjelajah Jogja melalui rasa. Cicipi manis, pedas, asam, dan
asinnya kekayaan kuliner Jogja serta kisah di baliknya.
8
Tempat Kuliner Jogja yang Harus Dikunjungi Tahun 2019
1. Nasi Goreng Beringharjo
Memang
untuk menikmati nasi goreng di jogja, Anda bisa menikmatinya dimana saja,
karena memang banyak yang menjajakannya. Namun, di jogja ada sebuah rumah makan
yang menyediakan nasi goreng yang memiliki rasa istimewa, yaitu Nasi Goreng
Beringharjo yang bisa Anda coba saat erkunjung ke kota gudeg ini.
Nasi
Goreng Beringharjo ini telah berdiri sejak tahun 1960 sampai sekarang. Rasa
nasi gorengnya pun sama sekali tidak berubah. Itu karena pemiliknya tetap
menggunakan resep lawas yang masih terjaga secara turun-temurun. Di sini, Anda
dapat memesan nasi goreng ayam atau nasi goreng babi.
Meskipun
ramai pembeli, namun Anda tak perlu menunggu lama sampai pesanan Anda siap. Hal
ini dikarenakan nasi goreng telah dimasak dalam jumlah banyak, namun tetap
disajikan dalam keadaan hangat dan nikmat. Selain nasi goreng, menu lain yang
bisa Anda coba adalah bihun goreng, bakmi goreng dan babi kecap.
Selain
itu, porsi yang disediakan juga terbilang berbeda. Jika Anda merasa belum
kenyang menyantap satu porsi nasi goreng, Anda dapat memesan porsi dengan
ukuran 1,5 atau 2 yang disajikan dalam satu piring. Jika Anda berminat, tidak ada salahnya Anda
mengunjungi dan mencoba nasi goreng Baringharjo ini, yang beralamat di jalan
Pabringan 1, Yogyakarta.
2. Gudeg Pawon
Wisata
kuliner di Jogja selanjutnya yang bisa Anda kunjungi selain angkringan Lik Man
dan nasi goreng beringharjo yaitu Gudeg Pawon. Tempat wisata kuliner yang satu
ini merupakan tempat makan yang memiliki menu utama gudeg, di tempat ini, Anda
akan merasakan kelezatan gudeg dengan rasa yang berbeda dari rasa gudeg yang
ada di tempat lainnya. Tempat makan yang
sudah berdiri sejak tahun 1958 ini melayani pelanggannya langsung dari dapur
atau pawon dalam bahasa Jawa. Anda bisa melihat tungku sederhana yang digunakan
untuk memasak gudeg tersebut.
Meskipun
tempatnya sederhana, namun kenikmatan gudeg di tempat ini tak bisa
diremehkan. Bagi Anda yang suka
melakukan wisata kuliner di malam hari, Gudeg Pawon bisa menjadi pilihan tepat.
Menikmati nasi gudeg ditambah ayam dan segelas minuman hangat akan menjadi
sajian istimewa di tengah dinginnya Yogyakarta di malam hari. Sebaiknya Anda
datang sebelum jam buka, karena setiap harinya, Gudeg Pawon selalu ramai
antrean pembeli.
3. House of Raminten
Jika
Anda ingin merasakan menikmati kelezatan makanan tradisional, namun di tempat
yang berkelas dan modern, Anda bisa mengunjungi House of Raminten. Tempat ini
menyajikan berbagai macam hidangan tradisional kota Jogja, di antaranya,
cunduk, brongkos, tahu bola, wedang sereh, sate lilit, nasi kucing, dan masih
banyak menu tradisional yang lainnya. Yang pasti akan memanjakan lidah Anda.
Menariknya
lagi, tempat ini dibangun dengan arsitek yang mengagumkan. Bila berkunjung ke
House of Raminten, Anda akan melihat sebuah kereta kuda yang berada di luar
rumah makan, yang didesain dengan indah dan cantik. Di area bagian dalam rumah makan ini, Anda
bisa melihat ruangan berarsitektur Jawa dengan wewangian dupa yang khas. Nuansa
tradisional begitu terasa, karena Anda akan makan dengan diiringi gending Jawa
yang terus mengalun di rumah makan ini. Selain dari arsitektur dan menunya yang
menarik, pelayan di rumah makan ini juga memakai pakaian khas yang berupa
kemben Jawa.
Di
meja makan Anda, disediakan sebuah kentongan yang digunakan untuk memanggil
pelayan jika Anda membutuhkan sesuatu. Rumah
makan ini buka 24 jam, dan jika Anda ingin mencoba menikmati kuliner di rumah
makan ini, bisa datang ke alamat di Jalan FM Noto 7, Kota Baru, Yogyakarta.
4. Sate Klathak Pak Pong
Bagi
Anda penggemar sate kambing, tempat wisata kuliner yang satu ini cocok sekali
untuk Anda. Mungkin bagi Anda yang baru pertama kali merasakan Sate Klathak Pak
Pong, maka rasanya akan berbeda dari sate kambing lainnya. Itu karena bumbu
yang digunakannya sangat sederhana, yaitu hanya menggunakan garam, merica, dan
kecap.
Tiga
bahan minimalis inilah yang membuat sate tersebut memiliki rasa yang khas. Selain
bumbu, alat yang digunakan untuk memasaknya pun berbeda. Jika biasanya sate
dibakar dengan menggunakan tusuk sate yang terbuat dari bambu, maka Pak Pong
menggunakan jeruji besi roda sepeda. Penggunaan jeruji besi roda sepeda ini
mampu membuat daging matang secara merata. Selain itu, hal ini juga ramah
lingkungan, karena jeruji besi roda sepeda dapat digunakan berkali-kali, tidak
seperti tusuk sate dari bambu yang hanya sekali pakai.
5. Banyu Mili Contry Club
Tidak
hanya tempat wisata kuliner, tempat ini juga merupakan sebuah tempat rekreasi
keluarga. Rumah makan ini memang berada satu lokasi dengan wisata air yang
terdiri dari kolam renang, wahana air, serta hutan dan danau buatan. Jadi tempat ini merupakan tempat rekreasi
sekaligus wisata kuliner yang cocok bagi keluarga. Puas bermain air, saatnya
Anda memuaskan lidah dan perut. Coba cicipi menu andalah di sini, yaitu
kepiting telur dan udang bakar madu.
Kepiting
dan udang yang disajikan di tempat ini merupakan hasil budidaya sendiri, jadi
bisa dipastikan keadaannya masih segar saat dimasak. Menu lain yang tak kalah
lezat adalah gurame bakar, ayam goreng, dan juga cumi bakar. Jam buka Banyu Mili Contry Club yaitu pukul
10:00–22:00 untuk resto, dan pukul 07:00–18:00 untuk wahana rekreasi. Bagi Anda
yang ingin singgah di tempat ini, bisa datang di Perum Griya Mahkota, Jalan
Godean KM 4,5, Yogyakarta.
6. Bong Kopitown
Bong
Kopitown merupakan salah satu tempat wisata kuliner yang berkonsep penjara.
Bangunan ini dibuat menyerupai penjara lengkap dengan sekat jeruji besi di
setiap ruangan. Anda bisa melihat sipir penjara yang berdiri di balik meja
kasir serta narapidana yang hilir mudik mengantar pesanan ke setiap meja makan.
Beberapa menu andalan yang ditawarkan di tempat ini antara lain, kopi tetes,
sapo tahu, Penang fried noodle, dan rendang spicy noodle.
Begitu
duduk di kursi, jangan kaget jika Anda akan didatangi pelayan yang menyodorkan
selembar koran yang ternyata merupakan daftar menu dan sejarah berdirinya rumah
makan tersebut.
Bagi
Anda yang tertarik menikmati kuliner dengan suasana penjara ini, Anda bisa
berkunjung ke Jalan Sagan Kidul 4, Yogyakarta. Untuk jam buka tempat makan ini,
yaitu pukul 10:00 pagi sampai dengan pukul 24:00 malam.
7. Manggar Manding
Gudeg
umumnya terbuat dari daging nangka muda, namun berbeda dengangudeg yang ada di
Manggar Manding. Gudeg di tempat ini terbuat dari manggar atau bunga kelapa
yang masih muda. Konon katanya, gudeg manggar ini merupakan menu istimewa
dimasa kerajaan dahulu, yang biasa disajikan bersama dengan sayur krecek dan
tempe bacem. Jadi dengan kata lain, jika Anda sudah mencicipi gudeg manggar,
berarti Anda telah menikmati sajian istimewa kerajaan.
Menurut
kepercayaan, manggar memiliki khasiat yang sangat bagus, karena bisa
memancarkan kecantikan dari dalam bagi penikmatnya. Maka dari itu, tidak heran
jika gudeg manggar menjadi menu favorit para puteri kerajaan pada masa itu. Tempat
wisata kuliner Manggar Manding ini bralamat di Jalan Parangtritis KM 11,5,
Manding, Bantul, Yogyakarta.
8. Mie Telap 12
Pernahkah
Anda melihat gambar pada bungkus mie instan dan merasa tergoda untuk
mencicipinya, namun kecewa karena saat membuatnya sendiri di rumah, mie yang
kita buat berbeda dari gambarnya. Untuk itu Anda tak perlu merasa kecewa. Nah,
jika Anda datang ke Mie Telap 12, di tempat ini Anda dapat menikmati mie instan
yang disajikan persis seperti gambar yang terlihat pada bungkusnya.

No comments:
Post a Comment